Wedding Agreement’ adalah sebuah novel yang ditulis oleh Mia Chuz. Novel ini menceritakan tentang sepak terjang Tari, seorang perempuan yang harus menikahi Bian, seorang pria yang dikenalnya hanya melalui sebuah kesepakatan pernikahan. Dalam kesepakatan tersebut, Tari harus menikah dengan Bian selama satu tahun dan kemudian bercerai dengan alasan apapun. Namun, pernikahan tersebut tidak berjalan mulus karena keduanya mengalami konflik dalam hubungan mereka.
Konsep wedding agreement sebenarnya bukanlah hal yang baru di Indonesia. Konsep pernikahan semacam ini telah lama digunakan oleh masyarakat di beberapa daerah, seperti Bali dan Sunda. Namun, novel ‘Wedding Agreement’ berhasil memperkenalkan kembali konsep ini ke dalam dunia literatur dan kini semakin populer di kalangan masyarakat.
Wedding agreement, atau perjanjian pernikahan, adalah sebuah kontrak pernikahan antara dua belah pihak yang berisi aturan-aturan yang harus diikuti selama pernikahan berlangsung. Kontrak ini biasanya berisi klausul-klausul tentang hak dan kewajiban suami istri, durasi pernikahan, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan pernikahan. Tujuan dari perjanjian pernikahan adalah untuk mencegah terjadinya konflik antara suami istri di masa depan.
Namun, meskipun konsep wedding agreement memiliki tujuan yang baik, sebenarnya terdapat kelemahan dalam konsep ini. Konsep pernikahan semacam ini cenderung mengabaikan faktor-faktor seperti perasaan dan kebahagiaan dalam hubungan suami istri. Pasangan yang menikah hanya karena adanya kesepakatan kontrak pernikahan, bukan karena cinta dan kasih sayang, kemungkinan besar akan mengalami kesulitan dalam membangun hubungan yang harmonis dan bahagia.
konsep wedding agreement juga dapat memunculkan kecemasan dan ketidakpercayaan antara suami istri. Pasangan yang menikah karena kontrak pernikahan mungkin akan selalu merasa was-was dan tidak percaya satu sama lain, karena mereka merasa bahwa pasangan hanya menikah karena kesepakatan kontrak, bukan karena cinta.
Dalam kisah novel ‘Wedding Agreement’, konsep pernikahan semacam ini berhasil menarik perhatian pembaca karena konflik yang terjadi antara Tari dan Bian. Meskipun mereka sudah menyetujui kesepakatan kontrak pernikahan, namun keduanya masih memiliki perasaan cinta dan kasih sayang yang tumbuh di antara mereka. Konflik terjadi ketika keduanya mulai merasa dilema antara kesepakatan kontrak pernikahan dan perasaan yang tumbuh di dalam hati.
Dalam konsep wedding agreement adalah sebuah kontrak pernikahan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya konflik antara suami istri di masa depan. Namun, konsep ini juga memiliki kelemahan dalam mempertimbangkan faktor perasaan dan kebahagiaan dalam hubungan suami istri. Sebuah hubungan yang bahagia dan harmonis seharusnya dib
Senin, 04 September 2023
Wedding Agreement Diangkat Dari Novel
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
-
▼
2023
(2220)
-
▼
September
(727)
- Yang Dimaksud Dengan Maskulin Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kondektur Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Masa Tenggang Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kolonialisme Dan Imperialisme
- Yang Dimaksud Dengan Manifestasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kolonialisme
- Yang Dimaksud Dengan Maksimal Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kitab Samawi
- Yang Dimaksud Dengan Lorong Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kisar Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Lontara Bugis
- Yang Dimaksud Dengan Ketertiban Umum
- Yang Dimaksud Dengan Limbah Organik Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Keterbacaan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kesimpangsiuran
- Yang Dimaksud Dengan Keramahtamahan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kepastian Hukum
- Yang Dimaksud Dengan Kemudi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Keluwesan Adalah Brainly
- Yang Dimaksud Dengan Keluwesan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kelapa Genjah
- Yang Dimaksud Dengan Kekerasan Defensif
- Yang Dimaksud Dengan Kekerasan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kecepatan Internet 10 Mbps Ad...
- Yang Dimaksud Dengan Kebiri Kucing
- Yang Dimaksud Dengan Kebhinekaan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Keanekaragam
- Yang Dimaksud Dengan Kausal Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kata Tendensi
- Yang Dimaksud Dengan Kata Senantiasa
- Yang Dimaksud Dengan Kata Retoris
- Yang Dimaksud Dengan Kata Mengarungi
- Yang Dimaksud Dengan Kata Kompeten
- Yang Dimaksud Dengan Kata Informatif
- Yang Dimaksud Dengan Kata Gamblang
- Yang Dimaksud Dengan Kata Dominasi
- Yang Dimaksud Dengan Kata Autentik
- Yang Dimaksud Dengan Karikatur Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kacang Lupa Kulitnya
- Yang Dimaksud Dengan Jutek Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Jalang Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Jajar Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Jagal Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Irasional Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Inventif Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Intrusi Air Laut
- Yang Dimaksud Dengan Intonasi Dalam Bernyanyi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Interpelasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Inkarnasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Informan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Imbalan Bunga
- Yang Dimaksud Dengan Ilmu Geografi
- Yang Dimaksud Dengan Ikhlas Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Hutan Belantara
- Yang Dimaksud Dengan Hukum Humaniter
- Yang Dimaksud Dengan Hujan Asam Dan Apa Penyebabnya
- Yang Dimaksud Dengan Hubungan Internasional Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Hermetis Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Globulin Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Gereja Perdana Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Gerak Peristaltik Adalah Brainly
- Yang Dimaksud Dengan Gempa Runtuhan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Gaya Konservatif
- Yang Dimaksud Dengan Gamblang Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Fungsionalisme Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Frekuensi Getaran Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Flamboyan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Fisabilillah Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Fenomenal Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Fase Pasca Embrionik
- Yang Dimaksud Dengan Fagositosis Sel
- Yang Dimaksud Dengan Evolusionisme Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Evaluatif Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Etimologi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Estetis Seni Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Estetika Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Eradikasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Epidemiologi Sosial
- Yang Dimaksud Dengan Enterotoksin
- Yang Dimaksud Dengan Engsel Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Endoskeleton
- Yang Dimaksud Dengan Ekskresi Dan Osmoregulasi
- Yang Dimaksud Dengan Ekosistem Binaan
- Yang Dimaksud Dengan Ejaan Fonemis
- Yang Dimaksud Dengan Efisiensi Mesin
- Yang Dimaksud Dengan Dormansi Biji Dan Penyebabnya
- Yang Dimaksud Dengan Distansi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Disposisi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Displasia Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Dinamisme Yaitu
- Yang Dimaksud Dengan Dilestarikan
- Yang Dimaksud Dengan Diasosiasikan
- Yang Dimaksud Dengan Diantisipasi
- Yang Dimaksud Dengan Diakronis Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Dewan Direksi
- Yang Dimaksud Dengan Devaluasi Mata Uang
- Yang Dimaksud Dengan Devaluasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Destruksi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Dekomposisi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Deforestasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Cangkang Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Budi Pekerti
- Yang Dimaksud Dengan Budaya Politik Partisipan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Boedel Pailit
- Yang Dimaksud Dengan Blanko Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bintang Berekor
- Yang Dimaksud Dengan Bilah Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bersungut-Sungut
- Yang Dimaksud Dengan Bersukacita Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Berseberangan
- Yang Dimaksud Dengan Berlangganan
- Yang Dimaksud Dengan Berkamuflase
- Yang Dimaksud Dengan Berita Adalah Kelas 8
- Yang Dimaksud Dengan Berita Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bergairah Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Berdikari Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bercak Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bendaharawan
- Yang Dimaksud Dengan Belasungkawa
- Yang Dimaksud Dengan Bayar Kontan
- Yang Dimaksud Dengan Bawel Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bahan Dielektrik
- Yang Dimaksud Dengan Babad Tanah Jawa
- Yang Dimaksud Dengan Autentisitas
- Yang Dimaksud Dengan Asam Kuat Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Argumentasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Antropomorfisme
- Yang Dimaksud Dengan Adiluhung Adalah
-
▼
September
(727)