Fungsionalisme adalah salah satu aliran pemikiran dalam sosiologi yang menekankan pentingnya fungsi dari suatu institusi sosial dalam memelihara stabilitas dan keberlangsungan masyarakat. Aliran ini pertama kali muncul di Inggris pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 sebagai reaksi terhadap pandangan positivisme yang lebih memfokuskan pada pengamatan empiris dan penjelasan penyebab-penyebab sosial.
Menurut perspektif fungsionalisme, masyarakat merupakan suatu sistem yang terdiri dari berbagai bagian atau komponen yang saling berinteraksi dan saling memengaruhi satu sama lain. Setiap bagian atau komponen tersebut memiliki fungsi yang unik dalam menjaga stabilitas dan keberlangsungan masyarakat secara keseluruhan. Dalam konteks ini, fungsi dapat diartikan sebagai kontribusi atau peran yang dimainkan oleh suatu institusi sosial dalam mencapai tujuan-tujuan tertentu.
Salah satu tokoh utama dalam aliran fungsionalisme adalah Emile Durkheim. Durkheim mengemukakan bahwa masyarakat adalah suatu kumpulan individu yang memiliki kesamaan nilai, norma, dan budaya. Menurutnya, lembaga sosial seperti agama, keluarga, dan pendidikan memiliki fungsi penting dalam membentuk dan memelihara solidaritas sosial yang diperlukan untuk menjaga stabilitas dan keberlangsungan masyarakat.
Selain Durkheim, tokoh-tokoh lain seperti Talcott Parsons, Robert Merton, dan Kingsley Davis juga merupakan pemikir fungsionalisme yang terkenal. Parsons mengembangkan konsep sistem aksi, yang menekankan bahwa individu bertindak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Merton mengemukakan konsep anomie, yang merujuk pada ketidakseimbangan antara tujuan sosial dan sarana-sarana yang tersedia untuk mencapainya. Sedangkan Davis menekankan pentingnya spektrum fungsionalitas, di mana suatu institusi sosial dapat memiliki fungsi positif, negatif, atau netral tergantung pada konteksnya.
Kritik terhadap fungsionalisme muncul terutama pada akhir tahun 1960-an dan awal 1970-an, ketika pandangan struktural-fungsional mulai diragukan keabsahannya sebagai teori sosiologis yang relevan. Salah satu kritik utama adalah bahwa fungsionalisme terlalu berfokus pada stabilitas sosial dan mengabaikan perubahan sosial dan konflik dalam masyarakat. kritik juga dilayangkan pada fungsionalisme karena dianggap kurang memperhatikan ketidakadilan dan ketimpangan sosial yang ada dalam masyarakat.
Meskipun demikian, fungsionalisme tetap dianggap sebagai salah satu konsep yang penting dalam studi sosiologi karena telah memberikan kontribusi besar dalam pemahaman tentang bagaimana suatu masyarakat dapat berfungsi dan bertahan hidup. Fungsionalisme juga telah menginspirasi perkembangan berbagai teori dan konsep baru dalam sosiologi, seperti teori sistem dan konsep ekologi sosial. Oleh karena itu, f
Kamis, 28 September 2023
Yang Dimaksud Dengan Fungsionalisme Adalah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
-
▼
2023
(2220)
-
▼
September
(727)
- Yang Dimaksud Dengan Maskulin Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kondektur Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Masa Tenggang Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kolonialisme Dan Imperialisme
- Yang Dimaksud Dengan Manifestasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kolonialisme
- Yang Dimaksud Dengan Maksimal Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kitab Samawi
- Yang Dimaksud Dengan Lorong Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kisar Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Lontara Bugis
- Yang Dimaksud Dengan Ketertiban Umum
- Yang Dimaksud Dengan Limbah Organik Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Keterbacaan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kesimpangsiuran
- Yang Dimaksud Dengan Keramahtamahan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kepastian Hukum
- Yang Dimaksud Dengan Kemudi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Keluwesan Adalah Brainly
- Yang Dimaksud Dengan Keluwesan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kelapa Genjah
- Yang Dimaksud Dengan Kekerasan Defensif
- Yang Dimaksud Dengan Kekerasan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kecepatan Internet 10 Mbps Ad...
- Yang Dimaksud Dengan Kebiri Kucing
- Yang Dimaksud Dengan Kebhinekaan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Keanekaragam
- Yang Dimaksud Dengan Kausal Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kata Tendensi
- Yang Dimaksud Dengan Kata Senantiasa
- Yang Dimaksud Dengan Kata Retoris
- Yang Dimaksud Dengan Kata Mengarungi
- Yang Dimaksud Dengan Kata Kompeten
- Yang Dimaksud Dengan Kata Informatif
- Yang Dimaksud Dengan Kata Gamblang
- Yang Dimaksud Dengan Kata Dominasi
- Yang Dimaksud Dengan Kata Autentik
- Yang Dimaksud Dengan Karikatur Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Kacang Lupa Kulitnya
- Yang Dimaksud Dengan Jutek Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Jalang Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Jajar Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Jagal Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Irasional Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Inventif Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Intrusi Air Laut
- Yang Dimaksud Dengan Intonasi Dalam Bernyanyi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Interpelasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Inkarnasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Informan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Imbalan Bunga
- Yang Dimaksud Dengan Ilmu Geografi
- Yang Dimaksud Dengan Ikhlas Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Hutan Belantara
- Yang Dimaksud Dengan Hukum Humaniter
- Yang Dimaksud Dengan Hujan Asam Dan Apa Penyebabnya
- Yang Dimaksud Dengan Hubungan Internasional Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Hermetis Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Globulin Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Gereja Perdana Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Gerak Peristaltik Adalah Brainly
- Yang Dimaksud Dengan Gempa Runtuhan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Gaya Konservatif
- Yang Dimaksud Dengan Gamblang Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Fungsionalisme Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Frekuensi Getaran Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Flamboyan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Fisabilillah Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Fenomenal Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Fase Pasca Embrionik
- Yang Dimaksud Dengan Fagositosis Sel
- Yang Dimaksud Dengan Evolusionisme Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Evaluatif Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Etimologi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Estetis Seni Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Estetika Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Eradikasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Epidemiologi Sosial
- Yang Dimaksud Dengan Enterotoksin
- Yang Dimaksud Dengan Engsel Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Endoskeleton
- Yang Dimaksud Dengan Ekskresi Dan Osmoregulasi
- Yang Dimaksud Dengan Ekosistem Binaan
- Yang Dimaksud Dengan Ejaan Fonemis
- Yang Dimaksud Dengan Efisiensi Mesin
- Yang Dimaksud Dengan Dormansi Biji Dan Penyebabnya
- Yang Dimaksud Dengan Distansi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Disposisi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Displasia Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Dinamisme Yaitu
- Yang Dimaksud Dengan Dilestarikan
- Yang Dimaksud Dengan Diasosiasikan
- Yang Dimaksud Dengan Diantisipasi
- Yang Dimaksud Dengan Diakronis Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Dewan Direksi
- Yang Dimaksud Dengan Devaluasi Mata Uang
- Yang Dimaksud Dengan Devaluasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Destruksi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Dekomposisi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Deforestasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Cangkang Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Budi Pekerti
- Yang Dimaksud Dengan Budaya Politik Partisipan Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Boedel Pailit
- Yang Dimaksud Dengan Blanko Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bintang Berekor
- Yang Dimaksud Dengan Bilah Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bersungut-Sungut
- Yang Dimaksud Dengan Bersukacita Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Berseberangan
- Yang Dimaksud Dengan Berlangganan
- Yang Dimaksud Dengan Berkamuflase
- Yang Dimaksud Dengan Berita Adalah Kelas 8
- Yang Dimaksud Dengan Berita Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bergairah Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Berdikari Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bercak Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bendaharawan
- Yang Dimaksud Dengan Belasungkawa
- Yang Dimaksud Dengan Bayar Kontan
- Yang Dimaksud Dengan Bawel Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Bahan Dielektrik
- Yang Dimaksud Dengan Babad Tanah Jawa
- Yang Dimaksud Dengan Autentisitas
- Yang Dimaksud Dengan Asam Kuat Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Argumentasi Adalah
- Yang Dimaksud Dengan Antropomorfisme
- Yang Dimaksud Dengan Adiluhung Adalah
-
▼
September
(727)